11 Juli 2012 - 01:30
Kode berita: 328279
Majma Jahani Ahlul Bait, mengutuk keras kejadian tersebut yang merupakan tindakan zalim dan pengecut dan juga meminta kepada para pecinta keadilan dan kebebasan di seluruh dunia khususnya kaum muslimin terutama pengikut Ahlul Bait untuk turut mengecam tindakan tersebut dan menuntut segera pembebasan Syaikh Namr.
Menurut Kantor Berita ABNA, berkaitan dengan serangan pihak keamanan Saudi kepada Hujjatul Islam Syaikh Namr Baqir al Namr seorang ulama pejuang kawasan Timur Hijaz yang menyebabkan beliau terluka dan akhirnya ditangkap dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui sampai saat ini, Majma Jahani Ahlul Bait menyatakan pernyataan sikapnya.
Dalam pernyataan sikap tersebut, Lembaga Internasional Ahlul Bait yang menghimpun ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara tersebut mengecam aksi keamanan Saudi tersebut dan menyebut apapun yang terjadi pada keselamatan Syaikh Namr adalah tanggungjawab kerajaan Saudi.
Berikut terjemahan lengkap pernyataan sikap tersebut yang disadur dari bahasa Arab:
بسم الله الرحمن الرحیم
Bismillahirrahmanirrahim
Rezim Saudi sekali lagi melakukan kekejian yang menambah daftar catatan hitam mereka, yakni melakukan serangan atas ulama Syiah Hujjatul Islam wa Muslimin Syaikh Namr Baqir al Namr salah seorang mujahid, yang menunjukkan kepengecutan mereka. Dalam serangan tersebut, beberapa anggota kepolisian Saudi melumpuhkan Syaikh Namr lewat senjata api yang kemudian setelah itu ditangkap dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui. Tindakan tersebut tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan melukai hati manusia-manusia yang mendambakan kebebasan dan kemerdekaan.
Kami tegaskan keselamatan nyawa dan keamanan beliau merupakan tanggungjawab pemerintah Arab Saudi, karena sebagai warga negara yang sah, beliau berhak mendapatkan hak-haknya. Sebagaimana kewajiban pemerintah dan para pejabat Saudi untuk mengerahkan segenap tenaga untuk mencegah timbulnya fitnah yang dapat merusak keamanan dan keselamatan jiwa warga.
Majma Jahani Ahlul Bait, mengutuk keras kejadian tersebut yang merupakan tindakan zalim dan pengecut dan juga meminta kepada para pecinta keadilan dan kebebasan di seluruh dunia khususnya kaum muslimin terutama pengikut Ahlul Bait untuk turut mengecam tindakan tersebut dan menuntut segera pembebasan Syaikh Namr.
Tanpa diragukan lagi, jika Saudi tidak peduli dengan keselamatan dan keamanan beliau, Saudi akan menanggung hasil yang berat dikemudian hari.
Majma Jahani Ahlul Bait
Sya'ban 1433 H
Hujjatul Islam wa Muslimin Syaikh Namr Baqir al Namr adalah ulama Syiah yang cukup disegani di Arab Saudi, ceramah dan khutbah-khutbahnya familiar di tengah-tengah masyarakat Arab Saudi. Kecamannya terhadap kebijakan kerajaan Arab Saudi yang dinilainya otoriter dan zalim berbuah penangkapannya dengan sebelumnya dilumpuhkan lebih dulu dengan tembakan senjata api, Ahad (8/7). Dalam keadaan terluka ia ditangkap kepolisian Saudi dan sampai saat ini belum diketahui nasibnya.
Penangkapan ulama tersebut memicu gejolak di kawasan Timur Arab Saudi khususnya di Qutaif yang merupakan kawasan pemukiman Syiah. Warga Qutaif melakukan aksi protes atas penangkapan tersebut dan menuntut kepolisian segera membebaskan Syaikh Namr. Dalam aksi unjuk rasa tersebut dua pengunjuk rasa meninggal dunia akibat terjangan peluru pihak keamanan Saudi.